Cara Berjualan Secara Dropship ditengah Sistem Resi Otomatis E-commerce, Menggunakan Solusi Transit Pengiriman dengan Crewdible

Mengatasi Masalah Diterapkannya Resi Otomatis yang Memukul Bisnis Para Dropshiper

Diterapkannya sistem resi otomatis di hampir semua e-commerce atau marketplace ternama di Indonesia seperti Lazada, Shopee, Blibli dan lain-lain, membuat para penggiat Dropship kelabakan pasalnya ia harus mengirimkan barang sesuai dengan kode booking label yang sudah secara otomatis tercetak ketika ada pembelian di toko online kita yang terdaftar di e-commerce.

Kalau dulu para pegiat Dropship (dimana mereka tidak memiliki barang fisik dan hanya menyambung transaksi dari pembeli ke supplier langganannya sehingga bisa dikatakan ia hanya “berjualan foto” saja kepada para pelanggannya seolah-olah ia memiliki stok barang tersebut sendiri. Dulu mereka bisa dengan leluasa menerapkan teknik Dropship tersebut ke semua e-commerce yang ada di Indonesia, namun kini semakin bertambahnya pengguna internet dan juga tingkat keamanan dalam berbelanja online yang semakin rawan, satu persatu para e-commerce menerapkan resi otomatis guna mrmastikan barang yang dijual di lapak toko online merek itu real dan mereka koleksi secara fisik.

Namun tenang saja, bagi anda yang memang tidak punya barang fisik langsung untuk dijual dan hanya bisa melakukan Dropship, masih ada cara ampuh lain supaya bisnis anda bisa tetap berjalan yakni dengan menggunakan jasa gudang online. Salah satu gudang online terpercaya dan paling direkomendasikan oleh kami adalah gudang online Crewdible. Inilah Cara Berjualan Secara Dropshiper ditengah Sistem Resi Otomatis E-commerce, Menggunakan Solusi Transit Pengiriman dengan Crewdible.

Cara Mengatasi Bisnis Dropship Pengiriman Resi Otomatis di Marketplace dengan Crewdible

Cara Mengatasi Bisnis Dropship Pengiriman Resi Otomatis di Marketplace dengan Crewdible

Cara Kerja Proses Dropship Transit Melalui Crewdible

Sistem dari penggunaan gudang online ini adalah kita bisa tetap melakukan bisnis Dropship namun barang yang kita beli dari supplier kita masing-masing harus terlebih dahulu disinggahkan /ditransitkan ke gudang online Crewdible untuk kemudian pihak gudang mengganti label yang ada di pengiriman dengan label pengirimab baru sesuai dengan label yang tercetak / terbooking di invoice penjualan toko online kamu.

Penting anda pahami, Crewdible itu bukan 1 gudang saja yak, jadi crewdible itu sebagai wadah yang mengumpulkan gudang-gudang dari seluruh wilayah Indonesia yang siap menerima transit barang dari para dropshiper. Kita harus memilih sendiri gudang-gudang yang sudah terdaftar di Crewdible untuk menjadi langganan tempat transit orderan kita. Dalam memilih gudang tujuan transit barang hasil dropship kita, pastikan gudang tersebut memiliki kresibilitas yang baik, punya reputasi baik, memiliki rating crewdible yang baik dan juga memiliki pilihan pengiriman yang lengkap. Salah satu rekomendasi saya gudang online terbaik yang ada di crewdible adalah Gudang Hanura yang terletak di Tambora Jakarta Barat. Pelayanannya sejauh ini sangat cepat dan profesional dalam artian ketika barang dropship kita sampai ke gudang tersebut, pihak petugas gudang langsung memproses pengiriman sehingga proses pengantaran barang untuk dikirim ke pembeli bisa dilakukan sesegera mungkin.

Cara Mengatasi Bisnis Dropship Pengiriman Resi Otomatis di Marketplace dengan Crewdible
Cara Mengatasi Bisnis Dropship Pengiriman Resi Otomatis di Marketplace dengan Crewdible

Untuk memastikan proses dropship transit ini berjalan dengan lancar tanpa ada protes dari pembeli kita, pastikan jenis pembayaran yang dipilih oleh oleh pembeli adalah COD, kenapa COD karena proses pengiriman ini akan berjalan cukup lama dari pengiriman biasanya alurnya adalah Orderan masuk – kita beli dari supplier kita – Nunggu barang dikirim oleh supplier ke gudang crewdible yang kita tunjuk dengan alamat kirim berupa kode unik kita di crewdible (bukan alamat pembeli) – setelah sampai digudang crewdible, lebel pengirimannya diganti ke lebel yang sesuai di toko online – dikirim ke pembeli.

Dengan hanya melayani pembeli yang melakukan pembayaran secara COD, kita punya alasan khusus kenapa barangnya agak lama sampai ke mereka. Karena dengan COD, para pembeli tidak akan ada ke khawatiran uang mereka hilang karena mereka baru harus mengeluarkan uang ketika barang / pesanan telah sampai dalam kondisi yang sesuai dengan apa yang mereka inginkan.

Pastikan juga harga jual yang kamu berikan untuk para pembelimu dengan harga jual dari suppliermu itu mrmiliki gap sekitar 20.000 rupiah karena nanti kamu harus menanggung sendiri biaya / ongkos kirim yang dibebankan untuk pengiriman barang dari supplier ke Gudang Crewdible yang kamu tunjuk ditambah biaya admin dan pengelolaan barang di crewdible (dikisaran 3000 – maksimal 10.000 kalau barang super berat) sehingga anda perlu mempunyai gap harga yang cukup banyak dengan harga supplyer anda supaya bisa tetap memperoleh untung. Semoga bermanfaat, selamat mencoca yak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *